Wakil Wali Kota Langsa Buka Kegiatan TAGANA Masuk Sekolah

LANGSA – Wakil Walikota Langsa Dr H Marzuki Hamid MM membuka kegiatan Tagana Masuk Sekolah (TMS) yang dilaksanakan Dinas Sosial kota Langsa di sekolah SMPN 7 kota Langsa, Senin 2/7/21.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan TMS sangat penting dilaksanakan di kota Langsa, apalagi dikawasan kecamatan Langsa Timur dianggap rawan terjadi bencana baik itu kebakaran, angin puting beliung dan banjir.

“Tentu kita tidak mengharapkan bencana itu terjadi akan tetapi kita harus mengambil langkah-langkah antisipasi mengambil langkah-langkah pengurangan risiko bencana mengambil langkah-langkah untuk edukasi mengajarkan mensosialisasikan kepada masyarakat minimal terjadi bencana sudah paham apa yang harus dilakukan,” kata Marzuki Hamid.

Dikatakannya lagi maka penting ada pelatihan dan sosialisasi yang seperti ini. Apalagi siswa ini adalah generasi penerus pada masa yang akan datang. Ilmu pengetahuan dan wawasan berkaitan dengan kebencanaan sangat perlu dipahami terutama baik bagi masyarakat maupun pelajar.

“Jadi ilmu yang berkaitan kebencanaan ini mungkin secara khusus tidak diajarkan di sekolah, kita akan dapatkan di dalam kegiatan-kegiatan seperti TMS ini. Tidak semua pelajar dapat mengikuti kegiatan ini dan nanti juga akan dideklarasikan menjadi anggota Tagana, sangat beruntung mendapat kesempatan untuk menjadi peserta pelatihan,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial kota Langsa Armia SP menambahkan kegiatan Tagana Masuk Sekolah (TMS) sebenarnya sudah lama direncanakan namun baru kali ini dapat dilaksanakan.

“Alhamdulillah bisa juga terlaksana, acara Tagana masuk sekolah adalah suatu organisasi sosial yang bergerak di dalam penanggulangan bencana alam juga bencana sosial oleh kementerian sosial melalui direktur jenderal perlindungan dan jaminan sosial,

Dijelaskannya dasar pelaksanaan undang-undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana kemudian undang-undang nomor 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial kemudian peraturan menteri sosial nomor 29 tentang taruna siaga bencana kemudian surat edaran Bersama menteri pendidikan dan kebudayaan dan menteri sosial Republik Indonesia tentang Tagana masuk sekolah.

“Tujuannya agar kerawanan bencana di sekolah ini dapat ditangani dan terlindungi untuk menyelamatkan diri ketika terjadi bencana kemudian meminta pertolongan dalam situasi terjadi bencana kemudian menjadi bahan dan peralatan untuk membuat peta rawan bencana digunakan atau juga rambu-rambu evakuasi dan sistem peringatan dini,” jelas Armia.

Pembukaan TMS turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Langsa, Dra. Suhartini M.Pd, koordinator Tagana Aceh Rizal Winata, Kasei PSKBA Dinsos Aceh Yanyan rahmat A.Ks. Kepal SMPN 7 Erwin Spd. MPd.[]

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan