Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021 berlangsung di Pendopo Wali Kota Langsa, dan bertindak sebagai inspektur upacara, Dr H Marzuki Hamid MM.

Hadir pada upacara ini Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH, Kasdim 0104/Atim Mayor Kav. Dani Syahputra, SAP, Ketua DPRK Langsa Zulkifli Latief, Ketua PN Langsa Silviani Ningsih, SH, MH, dan Firkopimda lainnya.

Sementara pasukan upacara terdiri dari 1 SSR Kodim 0104/Atim, 1 SSR Polres Langsa, 1 SSR Yonif Raider Khusus 111/KB, dan 1 SSR Kompi Den 2 Brimob Aramiah.

Usai upacara Hari Pahlawan, dilakukan penyerahan bingkisan kepada para veteran yang hadir di Pendopo Wali Kota.

Wakil Wali Kota Langsa, H Marzuki Hamid, membacakan amanat Menteri Sosial RI, Dr Ir Tri Rismaharini MT, mengatakan, Negeri ini mengalami penjajahan yang panjang dan menyakitkan.

Berkali-kali pemberontakan lokal dikobarkan terhadap penjajah dalam kurun waktu 350 tahun, namun selalu mengalami kegagalan.

Ratusan tahun kita terpecah-pecah karena politik devide et impera atau politik adu domba.

Para pendiri bangsa ini menyadarinya dengan membangun identitas bahwa kita semua bersaudara, sebangsa dan setanah air.

“Inilah pelajaran berharga. Lidi kuat akan sulit dipatahkan jika dalam kesatuan,” ujarnya.

Kita berbeda-beda, tetapi jangan sampai terpecah-pecah oleh perbedaan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan).

Karena akan membuat mundur jauh ke era sebelum Sumpah Pemuda 1928.

Kita harus terus menggelorakan semangat gotong royong serta persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Perbedaan justru semakin memperkaya dan memperkuat kita, Bangsa Indonesia,” Pungkas Marzuki Hamid.(*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan